Pemda Diminta Batasi Ritel Asing

Pemda Diminta Batasi Ritel Asing

- detikFinance
Senin, 11 Mei 2009 13:50 WIB
Pemda Diminta Batasi Ritel Asing
Jakarta - Pemerintah pusat meminta pemerintah daerah terutama tingkat kabupaten agar membatasi menjamurnya usaha ritel asing. Jangan sampai ritel asing terlalu banyak hingga merugikan pasar tradisional.

Demikian disampaikan Menteri Negara Koperasi dan UKM Suryadharma Ali usai rapat di Komisi VI DPR, Jakarta, Senin (11/5/2009).

"Untuk ritel asing saya minta pemerintah kabupaten harus lebih bijak dalam memberikan perizinan dan juga membuat pembatasan-pembatasan. Jangan sampai terlalu banyak dan juga harus memprioritaskan kepentingan usaha kecil kita," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, pasar modern memiliki segmen berbeda dengan pasar tradisional karena mengutamakan kualitas. Namun menjamurnya pasar mdoern perlu diwaspadai karena bisa mematikan pengusaha UKM di pasar tradisional.

"Jangan sampai mematikan pasar kecil, memang meski di pasar modern kualitas jadi ukuran utama, tapi kasihan kan kalau sampai merebaknya pasar modern mematikan pengusaha UKM," katanya.

Untuk itu, semua jatah stimulus yang diperoleh Kementerian Negara Koperasi dan UKM akan dialokasikan untuk merenovasi pasar-pasar tradisional sehingga menjadi lebih nyaman dan memiliki daya saing yang lebih baik.

"Stimulus itu 100% untuk pembangunan pasar tradisuional untuk renovasi dan lainnya. Sehingga pasar tradisional kita bisa maju. Sekarang anggarannya sudah bisa dipakai," katanya.
(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads