Hal ini disampaikan oleh Dirjen Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum Hermanto Dardak saat ditemui usai rakor di Kantor Menko, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (11/5/2009).
"Suramadu diresmikan 10 Juni, kita dari Bina Marga menyiapkan fisiknya, jadi siap beroperasi," kata Hermanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskannya total panjang tol Suramadu mencapai 21 Km lebih termasuk diantaranya panjang jembatan 5,5 km ruas sisi Madura sepanjang 11,5 Km dan 4,5 Km untuk ruas Surabaya.Dilirik Investor AsingDengan beroperasinya Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) para investor dipastikan akan semakin melirik kawasan Jawa Timur sebagai lahan investasi. Terlebih lagi setelah setelah pulihnya tol Porong Surabaya yang selama ini terganggu semburun Lumpur Lapindo.
Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan kawasan wilayah Jawa Timur sangat berpotensi dalam pengembangan investasi sektor agro termasuk sektor industri dan lain-lain.
Bahkan lebih jauh lagi, lanjut Karwo, tanda-tanda berminatnya investor asing sudah mulai berdatangan dengan ia banyak menerima delegasi berbagai duta besar asing yang akan membicarakan investasi.
"Yang datang itu ada dari duta besar Jepang, duta besar China, India, Belgia, mereka mau investasi, asal tol Porong selesai," jelasnya.
Selain itu, Karwo menambahkan saat ini pihaknya juga aktif mengundang berbagai calon investor untuk menanamkan modalnya di Jawa Timur termasuk Madura.
Sementara itu Menteri Perindustrian Fahmi Idris, setali tiga uang dengan Soekarwo, mengatakan bahwa dengan adanya Jembatan Suramadu maka geliat ekonomi di wilayah Jawa Timur khususnya Madura.
"Akan mengembangkan industri di Madura dan Surabaya, di Madura, di sektor-sektor yang bervariasi ada perkapalan tapi kebanyakan IKM," ucap Fahmi. (hen/ir)











































