Realisasi PHK Hanya 3,4% dari Perkiraan

Realisasi PHK Hanya 3,4% dari Perkiraan

- detikFinance
Selasa, 12 Mei 2009 12:06 WIB
Realisasi PHK Hanya 3,4% dari Perkiraan
Jakarta - Jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia yang terjadi sejak krisisΒ  global hingga saat ini sebesar 51.000 orang atau hanya sekitar 3,4% dari perkiraan sebelumnya yang mencapai 1,5 juta orang. Pemerintah optimistis bisa sedikit menekan tingkat pengangguran dari 8,3% menjadi 8%.

Demikian disampaikan Menakretrans Erman Soeparno usai pembukaan acara Musrenbangnas (Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional) Tahun 2009 di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (12/5/2009).

"Kalau dulu dengan adanya krisis diperkirakan PHK bisa 1-1,5 juta orang. Tapi per sekarang, laporan yang barusan saya terima, itu hanya 51.000 orang yang di PHK," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Orang yang di-PHK itu pun, menurut Erman, langsung diberdayakan melalui pengalihan profesi dan pembukaan kegiatan produktif yang didanai stimulus Depnakertrans 2009.

Erman melanjutkan, PHK di Indonesia memang tidak sebesar di negara-negara lain. Hal ini bisa terjadi karena pemerintah berusaha menja momentum, salah satunya dengan stimulus.

"PHK masal itu memang tidak terjadi di negara kita. Mengapa, karena momentum kita jaga betul, jadi dengan demikian, kebijakan pemerintah yang diambil sekarang sudah tepat seperti stimulus dan sebagainya," katanya.

51.000 orang yang di-PHK itu termasuk TKI yang dipulangkan dari luar negeri.

"Catatannya, ada sekitar 7.800 TKI yang dipulangkan. 5.000 diantaranya dari Malaysia," katanya.

Target Pengangguran 8%

Untuk tingkat pengangguran 2009, pemerintah memilih untuk mempertahankan sebesar 8,4%. Untuk skenario paling optimistis sekalipun, pemerintah hanya berani pasang target 8%.

"Diharapkkan 8,3%. Karena momentumnya kan dipertahankan (bukan menekan drastis tingkat pengangguran). Kalau 7% masih berat. Kalau 8% bisa lah," katanya.
(dnl/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads