HIPMI Rayu Perbanas Turunkan Bunga Kredit Jadi 11%

HIPMI Rayu Perbanas Turunkan Bunga Kredit Jadi 11%

- detikFinance
Rabu, 13 Mei 2009 09:40 WIB
HIPMI Rayu Perbanas Turunkan Bunga Kredit Jadi 11%
Jakarta - Kalangan pengusaha tak henti-hentinya mendesak perbankan untuk menurunkan bunga kredit untuk menyelamatkan sektor riil. Kali ini HIPMI meminta agar Perbanas mau membantu 'merayu' perbankan agar bunga kredit yang kini 14 persen turun jadi 11-12 persen.

HIPMI memang berharap agar Perhimpunan Bank-bank Nasional (Perbanas) bisa menjadi intermediary dan memberikan solusi terhadap permasalahan di dunia usaha.

Demikian dikatakan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Erwin Aksa disela acara pembukaan kongres Perbanas XVII di Jakarta, Rabu (13/5/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tahu, yang memberatkan dunia usaha saat ini adalah menurunnya tingkat produk jasa dan biaya beban-beban yang naik, sehingga membuat penjualan menurun, kita harapkan perbankan, khususnya Perbanas dapat menyelamatkan dunia usaha," papar Erwin.

Ia juga mengharapkan agar penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) membuat perbankan dapat dengan cepat merespon penurunan bunga deposito mereka dan bunga kreditnya. "Melalui Perbanas kami akan usahakan hal tersebut," jelas Erwin.

Erwin menjelaskan, meskipun posisi BI Rate saat ini 7,25 persen, namun bunga kredit masih diposisi 14 persen. "Harapan kami bunga kredit perbankan di posisi 11-12 persen," tegas Erwin.

Situasi saat ini, jelas Erwin, dunia perbankan sangat hati-hati dalam memberikan kredit potensi usaha. "Dunia usaha saat ini sangat kesulitan untuk menginginkan kredit baru, bank takut jika nantinya dunia usaha tidak mampu membayar kewajibannya," tutur Erwin.

"Hal ini tentunya akan membuat market stagnan dalam ekspansi di sektor riil," pungkasnya.
(dru/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads