KPPU Lanjutkan Pemeriksaan Dugaan Monopoli Carrefour

KPPU Lanjutkan Pemeriksaan Dugaan Monopoli Carrefour

- detikFinance
Rabu, 13 Mei 2009 16:50 WIB
KPPU Lanjutkan Pemeriksaan Dugaan Monopoli Carrefour
Jakarta - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pemeriksaan kasus dugaan monopoli Carrefour. Keputusan diambil dalam rapat pleno komisi yang digelar hari ini.

Demikian disampaikan Ketua Tim Pemeriksa Kasus Dugaan Monopoli Carrefour Dedie S Martadisastra ketika dihubungi detikFinance, Selasa (12/5/2009).

"Rekomendasi dari tim pemeriksa sudah diakomodir dalam rapat komisi yang berakhir sore tadi. Rapat pleno setuju untuk melanjutkan pemeriksaan karena dugaannya semakin kuat," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Pemeriksa Kasus Dugaan Monopoli Carrefour memang merekomendasikan agar KPPU melanjutkan pemeriksaan kasus ini. Pemeriksaan lanjutan akan memakan waktu selama 60 hari dengan opsi tambahan waktu 30 hari.

"Setelah itu, baru akan masuk sidang majelis di KPPU. Selama masa itu bisa ada pembelaan, yang menjadi pertimbangan keputusan. Setelah ada keputusan KPPU, kalau Carrefour nggak puas, boleh dibawa ke pengadilan," katanya.

Dalam pemeriksaan lanjutan ini, menurut Dedie, pihaknya akan memanggil lebih banyak pihak untuk dimintai keterangan. Sejumlah pihak yang akan dipanggil antara lain vendor, pemerintah, ahli, dan lain-lain.

Ia menambahkan, KPPU memutuskan untuk melanjutkan pemeriksaan karena ada sejumlah hal yag memberatkan Carrefour. Hal yang memberatkan itu antara lain dugaan tingginya bargainging power dan masalah trading term dengan pemasok.

"Hal inilah yang kemudian bisa berujung pada monopoli," tambahnya.

Kasus dugaan monopoli Carrefour yang diusut KPPU terdiri dari dua segmen. Segmen pertama yang diusut adalah hubungan antara Carrefour dengan pemasok. Sedangkan segmen kedua adalah posisi Carrefour sebagai pemain di industri ritel hipermarket dan supermarket.

"Dari kedua hal itu, bisa saja dalam jangka panjang berdampak pada konsumen," katanya.

(lih/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads