Â
Demikian siaran pers Sekretariat Jenderal DPD yang diterima detikFinance di Jakarta, Senin (18/5/2009).
Â
"DPD menganggap, seleksi calon anggota BPK yang dilakukan Komisi XI DPR berlangsung tertutup, karena prosedur atau tahapannya tidak detil dengan pengumuman pendaftarannya di media massa," demikian tercantum dalam rilis tersebut.
Â
Ginanjar mengatakan kriteria dan syarat yang ditentukan tidak realistis dan menjadi masalah. "Belum lagi kemungkinan konflik kepentingan informasi dikuasai sepihak atau sebagian pelamarnya adalah anggota DPR yang kolega mereka sendiri sangat berpotensi memuat konflik kepentingan. Bisa saja mereka berkolusi dalam pengambilan keputusannya," tuturnya.
Â
Karena masalah tersebut, DPD mendesak Komisi XI DPR mengulang proses seleksi calon Ketua dan anggota BPK, termasuk menambah tenggang waktu pendaftarannya, mendefinitifkan panitia seleksi, serta menyusun prosedur seleksi yang sistematis dan realistis agar penilaiannya obyektif dan kredibel.
Â
"Tenggang waktu pendaftaran calon anggota dan Ketua BPK yang singkat hanya menyebabkan seleksinya tergesa-gesa," tambah pernyataan tersebut.
Â
Masa jabatan Ketua dan 7 anggota BPK akan berakhir pada tanggal 19 Oktober 2009. Berikut nama-nama yang ikut seleksi Ketua BPK.
1. Tarmizi
2. Ali Masykur Musa (Anggota DPR, PKB Gusdur)
3. Hadi Purnomo (mantan Dirjen Pajak)
4. Soekoyo
5. Dharma Bhakti (Sekjen BPK)
6. Baharudin Aritonang (anggota BPK)
7. Syafri AB
8. Ivone
9. Much. Sanusi
10. Widodo HM
11. T. Nurlif (Anggota DPR, Partai Golkar)
12. Eko Sembodo (Mantan Kepala BPK Perwakilan Riau)
13. Achmad Sanusi
14. Sudin Siahaan (Mantan Kepala BPK Perwakilan Papua)
15. Egam
16. Endin Sofihara (Anggota DPR, PPP)
17. Zindar Kar Marbun
18. Gunawan Sidauruk (Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat)
19. Surachmin
20. Hasan Bisri (Anggota BPK)
21. Udju Djuhaeri (Anggota BPK)
22. Bahrullah Akbar
23. Budi Purwadi
24. Soepomo Prodjoharjono (Anggota Penyusun PP 37)
25. Soemardjijo
26. Ahmad hafidz zawawi (Anggota DPR, Golkar)
27. Djoko Sutanto
28. Rizal Djalil (Anggota DPR, PAN)
29. Yunus Yosfiah (Anggota DPR, PPP)
30. Fachry Alusy
31. Dasep Abdulfatah
32. Khairiansyah
33. Misbah Hidayat (Anggota DPR, PKB)
34. Ela Nurlela
35. Suharto
36. Moermahadi Soerja Djanegara
37. Bambang Pamungkas (Dirjen BAKD)
38. Ujang Bbahar
39. Hening
40. Otto Sumandji
41. Durry Pangabean
42. T. Radja Shanan
43. Sugiharto (mantan Menneg BUMN)
44. Daeng Nadzir (masalah PP 37)
45. Dewi Hanggraeni
46. Farid Prawiranegara
47. Erry Riyana (mantan Wakil Ketia KPK)
48. Eko (asisten Taufiqurahman Ruki)
49. Maksum Khendari
50. Ign Wirawan.
(dnl/lih)











































