"Sekarang situasi sudah membaik, dari April dan berlanjut sampai dengan Mei. Kita berharap penurunan suku bunga dan stabilitas yang terjaga, prospek ekonomi lebih baik dari yang diperkirakan. Itu akan membuat perubahan dari perusahaan-perusahaan dalam melakukan ekspansinya tahun 2009 ini," tuturnya saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin malam (18/5/2009).
Optimisme ini menurut Sri Mulyani beralasan, sebab pada pada Januari sampai Mei 2009, Indonesia bisa menarik investasi langsung masuk senilai US$ 2 miliar, di tengah situasi mengeringnya arus modal ke negara berkembang akibat krisis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, di sektor keuangan, dikatakan Sri Mulyani, partisipasi investor asing di instrumen saham dan juga SUN (Surat Utang Negara) terus meningkat.
"Kita lihat kalau Indonesia dianggap terus stabil, dan pertumbuhan kita tertinggi ketiga di dunia, di region ini, maka Indonesia sudah meletakkan dirinya memiliki attractive yang luar biasa," ujarnya.
(dnl/ir)










































