Hal ini disampaikan oleh Dirjen Migas Departemen ESDM Evita Legowo dalam acara breakfast meeting di Departemen Perindustrian, Rabu (20/5/2009).
"Ini adalah interdep, tim master tidak hanya melihat supply dan demand saja, tapi dari sisi infrastruktur juga," jelas Evita.
Evita memastikan akhir bulan ini tim akan mulai bekerja, efektif pada 1 Juni 2009. Dalam masa kerja awal 6 bulan pertama, tim master plan akan merumuskan supply dan demand gas di dalam negeri termasuk melengkapi kajian infrastrutur apa saja yang dibutuhkan.
"Kita sudah punya rencana induk jaringan gas bumi. Tim ini untuk melengkapi hal ini, selama belum terintegrasi, kita akan usahakan supaya ini terintegasi," jelasnya.
Hasil dari tim ini nantinya akan membantu para investor bidang gas untuk memudahkan mengambil ruas mana yang akan eksplorasi. Selain itu, aturannya ini juga akan bersinergi dengan aturan tata niaga pipa dan LPG.
Seperti diketahui isu pasokan gas di dalam negeri menjadi isu yang santer khususnya bagi kebutuhan industri di dalam negeri, yang untuk beberapa sektor masih mengalami pasokan yang seret.
(hen/ir)










































