Â
Berdasarkan situs ESDM yang dilansir detikFinance, Jumat (22/5/2009), dari 30 proyek pembangunan PLTU di luar Jawa dalam Program Percepatan 10.000 MW, sebanyak 22 proyek dengan total kapasitas 1.960 MW telah ditandatangani procurement contract-nya.
Â
Untuk wilayah Sumatera, telah ditandatangani kontrak pembangunan 9 PLTU yang meliputi:
- PLTU 2 Sumatera Utara 2x218 MW. kontrak ditandatangani tanggal 30 Oktober 2007 dengan kontraktor Konsorsium Guangdong Power Engineering Corp, Nincec Multi Dimensi dan PT Bagus Karya.
- PLTU Lampung 2x110 MW, ditandatangani pada 30 Oktober 2007 dengan kontraktor Adhi Karya dan Jiangxi Electric Power Design Institute.
- PLTU Kepulauan Riau 2x8 MW. Kontraknya ditandatangani 14 Januari 2008, Konsorsium Shandong Machinery dan PT Rekadaya Elektrika.
- PLTU NAD 2x110 MW. Kontrak ditandatangani pada 25 April 2008 dengan kontraktor Sinohydro.Â
- PLTU Sumatera Barat 2x112 MW dimana kontrak ditandatangani pada 9 Mei 2008 dengan kontraktor Konsorsium CNTIC dan Rekayasa Industri.
- PLTU 1 Riau 2x11 MW. Kontrak ditandatangani pada 11 Juni 2008, dengan kontraktor Konsorsium Madaco, Kelsri, ABC, dan Guangdong MG.
- PLTU 2 Riau 2x9,5 MW. Kontraknya ditandatangani pada 11 Juni 2008. Kontraktor Bousted Maxitherm.,
- PLTU 4 Bangka Belitung 2x16,5 MW kontrak ditandatangani pada 11 Juni 2008, dengan kontraktornya Poesser dan Shandong Mach Exim.
- PLTU 3 Bangka Belitung 2x27,5 MW. kontraknya ditandatangani pada 4 Juli 2008 dengan kontraktor konsorsium Truba Alam Manunggal dan China Shanghai.
Pada sistem kelistrikan Sulawesi, 4 PLTU yang telah ditandatangani procurement contract-nya adalah:
- PLTU Gorontalo 2x27,5 MW. Kontrak ditandatangani pada 30 Oktober 2007, dimana PT Meta Epsi menjadi kontraktornya.
- PLTU 2 Sulawesi Utara 2x25 MW. Kontrak ditandatangani pada 30 Oktober 2007 dengan kontraktor Wijaya Karya.
- PLTU Sulawesi Tenggara 2x12 MW kontrak ditandatangani14 Januari 2008, kontraktornya konsorsium Shandong Machinery dan PT Rekadaya Elektrika.
- PLTU Sulawesi Selatan 2x55 MW. Ditandatangani pada 4 Juli 2008 dengan kontraktor konsorsium Hubei Hong Yuan dan Bagus Karya.
Demikian juga dengan 4 PLTU pada sistem Nusa Tenggara, yaitu:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- PLTU 2 NTB 2x30 MW dimana kontraknya ditandatangani pada tanggal 30 Oktober 2007 dengan kontraktor PT Barata Indonesia.
- PLTU 1 NTT 2x8 MW. Kontraknya ditandatangani 14 Januai 2008 dengan kontraktor konsorsium Shandong Machinery dan PT Rekadaya Elektrika.
- PLTU 1 NTB 2x11 MW. Kontraknya ditandatangani pada 11 Juni 2008 dengan kontraktor konsorsium Madaco, Kelsri, ABC, dan Guangdong MG.
- PLTU 2 NTT 2x16,5 MW. Kontraknya ditandatangani pada 11 Juni 2008, dengan kontraktor Poesser dan Shandong Mach Exim.
Sementara 5 kontrak lainnya tersebar pada sistem kelistrikan Kalimantan, Maluku, dan Papua, yang terdiri dari:
- PLTU 1 Kalimantan Tengah 2x60 MW. Kontrak ditandatangani pada 14 Januari 2008, dengan kontraktor China National Heavy Machinery Corporation-Shandong Electric Power Construction dan PT Mega Power Mandiri.
- PLTU 2 Kalimantan Barat 2x27,5 MW. Kontrak ditandatangani pada 11 Juni 2008, kontraktor Konsorsium Indofuji, Guangdong, Persada dan ATI
- PLTU Kalimantan Selatan 2x65 MW. Ditandatangani pada 4 Juli 2008, dengan kontraktor konsorsium Wika dan Chengda.
- PLTU Maluku Utara 2x8 MW. Ditandatangani pada 11 Juni 2008, Konsorsium Shandong Machinery dan PT Rekadaya Elektrika
- PLTU 2 Papua 2x12 MW (4 Juli 2008, Konsorsium Modern Widya Tech dan Bousted Maxiterm Industries).
(epi/lih)











































