Sektor Industri Bisa Tumbuh 2,5% di Triwulan II-2009

Sektor Industri Bisa Tumbuh 2,5% di Triwulan II-2009

- detikFinance
Senin, 25 Mei 2009 12:45 WIB
Sektor Industri Bisa Tumbuh 2,5% di Triwulan II-2009
Jakarta - Departemen Perindustrian (Depperin) memperkirakan pertumbuhan industri pada kuartal kedua 2009 relatif akan membaik dibandingkan kuartal satu 2009 yang minus hingga 1,6%.
 
Pada tahun ini Depperin menargetkan pertumbuhan industri berada dikisaran 2,5% atau lebih rendah dari pencapaian tahun lalu yang hanya mencapai 4,5% dan tahun 2007 sebesar 5,1%.
 
"Kuartal dua harusnya semakin baik karena kuartal satu mencerminkan hubungannya dengan tahun lalu. Tahun lalu kan benar-benar susah, dari Oktober, November, Desember, disambung dengan Januari semua susah," kata Sekjen Depperin Agus Tjahajana di gedung Depperin, Senin (25/5/2009).
 
Agus menjelaskan pertumbuhan industri di kuartal satu tidak mencerminkan kondisi keseluruhan pertumbuhan sepanjang tahun. Meski ia tidak memungkiri kondisi kuartal satu biasanya lebih buruk dari kuartal tiga dan empat.
 
"Menurut saya lebih terlihat sesudah semester satu, kuartal tiga lebih mencerminkan keadaan keseluruhan tahun 2009," ucapnya.
 
Capacity Building Bidang Industri Untuk Palestina
 
Dalam rangka New Asian African Strategic Partnership (NAASP) plus conference on capacity buliding for Palestina sebagai tindak lanjut Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika tahun 2005, pihak pemerintah melalui Departemen Perindustrian bekerjasama dengan PT Rekayasa Industri menggelar pelatihan bagi 14 orang Palestina.
 
Pelatihan ini fokus pada pembuatan pipanisasi (piping) dalam pembangunan konstruksi pabrik, yang rencanananya akan digelar selama 20 hari dari tanggal 25 Mei-18 Juni 2009. Sehingga para peserta dari Palestina diharapkan bisa mendapatkan keahlian bidang penggambaran pipa dengan perangkat computer aided design.
 
"Kita bisa memberikan ilmu yang relatif sulit, kalau sipil dan fondasi itu mudah. Kita serius dalam meberikan ilmu kuncni, yaitu membangun perpipaan," kata Presiden Direktur PT Rekayasa Industri Triharyo Soesilo ditempat yang sama.
 
Program pelatihan capacity buliding bagi Palestina bukan lah yang pertama kali oleh Indonesia, sebelumnya sudah digelar acara sejenis seperti diantara bisa pelatihan diplomasi, pelatihan inkubator bisnis dan lain-lain.
 
Sementara itu Dubes Palestina untuk Indonesia Fariz Al-Mehdawi mengatakan pelatihan sumber daya manusia Palestina yang dilakukan Indonesia dalam berbagai kegiatan capacity building sangat membantu rakyat Palestina termasuk di bidang pendampingan pelatihan industri.

(hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads