Volume Ekspor CPO RI Juni Berpeluang Turun

Volume Ekspor CPO RI Juni Berpeluang Turun

- detikFinance
Selasa, 26 Mei 2009 11:20 WIB
Volume Ekspor CPO RI Juni Berpeluang Turun
Jakarta - Volume ekspor produk crude palm oil (CPO) Indonesia pada bulan Juni berpeluang turun menyusul ditetapkannya bea keluar CPO per 1 Juni 2009 menjadi 3% dari sebelumnya 0%.

Meski turun secara volume, namun secara nilai tidak akan terpengaruh karena penurunan itu diimbangi oleh kenaikan  harga CPO.

"Sudah dihitung akan turun sedikit walaupun volume turun harga naik, jadi stabil, sudah dihitung pertimbangan ekspor dan pertimbangan harga dalam negeri," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu usai acara operasi minyak goreng di Kelurahan Bungur, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Mari, pengenaan bea keluar CPO berdasarkan pengalaman beberapa waktu lalu tidak terlalu mengganggu harga minyak goreng di dalam negeri. Ia mencontohkan pada saat harga CPO dunia naik 40%, sedangkan harga minyak goreng  di dalam negeri  hanya naik 17-18 %.

Mengenai wacana penurunan pajak treshold bea keluar CPO dibawah US$ 700 per ton, ia menegaskan sampai saat ini pemerintah belum ada rencana ke arah itu. Saat ini yang terpenting adalah bagaimana menstabilkan produk turunan CPO termasuk minyak goreng di dalam negeri.

"Sementara belum kita putuskan yang kita jalankan kita jalankan dulu kestabilan harga dan sebagainya, ini baru bulan pertama kena bea keluar nanti kita evaluasi, supaya bisa menstabilkan harga dalam negeri tanpa punya dampak terhadap ekspor," kata Mari.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads