Target setoran dividen tahun buku 2008 mencapai Rp 26,1 triliun yang akan ditarik pada 2009. Dengan begitu, kontribusi Freeport yang hanya 1,5 persen setara dengan Rp 391,5 miliar.
"Tahun lalu dividennya juga cukup besar sekitar Rp 250-an miliar," ungkap Sekretaris Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) M Said Didu di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (26/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut salah satu eksekutif di Kantor Kementerian Negara BUMN, selama ini pemerintah tidak pernah dilibatkan dalam RUPS yang dilakukan Freeport.
"Enggak jelas juga kenapa interim tiap tahun karena kita tidak pernah diundang rapat (RUPS)," bisik sumber tersebut.
Sumber yang menolak disebutkan namanya tersebut juga mengatakan, selama ini pihaknya belum pernah menerima satu pun laporan keuangan tahunan dari perusahaan tambang tersebut. Padahal pemerintah memiliki kepemilikan saham sebanyak 9,36 persen.
"Seharusnya kan laporan dulu ke kita (BUMN) sebelum ke Depkeu (Departemen Keuangan)," ucapnya.
(ang/lih)











































