Β
Menurut Ketua Dewan Pengurus Pusat Apobri, Lisminto, volume kuota biodiesel sesuai mandatory BBN yaitu sebesar 5 persen dari asumsi kuota BBM bersubsidi dalam asumsi RAPBN 2010 yaitu 562.534 KL per tahun.Β
Β
Dengan harga Indonesia biodiesel sebesar Rp 6.880-7.040 per liter, Lisminto menyatakan besaran subsidi yang dikeluarkan sebesar Rp 1.660 per liter. Apobri menggunakan asumsi crude US$ 70 per barel dan MOPS solar Rp 5.300 per liter.
Β
"Berarti tambahan anggaran untuk subsidi biodiesel Rp 934 miliar," ujar Lisminto dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII, di Gedung DPR, jakarta, Rabu (27/5/2009)
Β
Sedangkan untuk bioethanol, tutur Lisminto, mengacu pada mandatori BBM yang ditetapkan pemerintah sebesar 1 persen dari volume BBM bersubsidi jenis premium dalam asumsi RAPBN 2010 maka volume bioethanol sekitar 214.541 KL per tahun. Dengan harga Indonesia bioethaonol Rp 6.500-7.500 per liter maka tambahan subsidinya sekitar Rp 311 miliar.Β
Β
"Angka itu dihitung dengan menggunakan asumsi crude US$ 70 per barel dan MOPS premium Rp 5.300 per liter," jelasnya.
(epi/lih)











































