Purnomo: Kalau RI Neoliberal, Tak Ada Lagi Menteri Energi

Purnomo: Kalau RI Neoliberal, Tak Ada Lagi Menteri Energi

- detikFinance
Kamis, 28 Mei 2009 10:11 WIB
Purnomo: Kalau RI Neoliberal, Tak Ada Lagi Menteri Energi
Jakarta - Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro kembali membantah istilah neoliberalisme. Menurutnya jika Indonesia saat ini menganut paham neoliberalisme, maka tidak ada jabatan Menteri Energi yang fokus mengalokasikan gas dan minyak untuk domestik.
 
"Tidak ada itu neolib, karena kalau neolib tidak ada Menteri Energi," ungkap Purnomo dalam dalam seminar Peluang dan Tantangan Bisnis Gas Kota, di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (28/5/2009).
 
Menurut Purnomo, setiap kebijakan pemerintah di bidang energi seperti gas itu diutamakan untuk keperluan domestik. "Gas kita dedikasikan untuk domestik," ujar Purnomo.
 
Namun masalahnya, jika pasokan gas sudah dialokasikan untuk domestik tapi tidak mencapai keekonomian, maka  para investor tidak mau berinvetasi.

"Para investor akan bilang, kita tidak akan investasi karena tidak menguntungkan yang namanya investor kan kalau mau investasi dia harus dapat return, makanya kita tetap open to export tapi domestik tetap menjadi prioritas," jelasnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Purnomo menyatakan salah satu penghambat pengembangan program gas kota yaitu masalah pembangunan infrastruktur. Sebab meskipun manfaatnya besar namun returnnya bag investor kecil.
 
"Transmisi bisa dibantu oleh pihak swasta tapi distribusinya itu yang mahal makanya untuk memulai proyek ini kita menggunakan APBN," ungkap Purnomo.
 
Setelah pemerintah memulainya, Purnomo berharap akan diikuti oleh pihak swasta untuk membantu pengembangan program ini. "Dalam case gas kota kita dorong swasta aktif karena dana yang dimiliki pemerintah juga terbatas," ungkapnya.
(epi/lih)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads