Perjanjian antara PTPN X dengan PT Pertamina (Persero), PT Antam Tbk, PT Bank Ekspor Indonesia dan PT Bank Tabungan Negara tersebut ditandatangani di Gedung BUMN, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (28/5/2009).
Menurut Direktur Utama PTPN X Subiyono, dana tersebut akan disalurkan ke 10.000 petani tebu PTPN X yang belum mendapatkan Kredit Ketahanan Pangan Energi (KKP-E).
"Pinjaman dana kemitraan ini memiliki arti strategis karena cairnya KKP-E sering tidak tepat waktu sehingga dengan sendirinya pinjaman kemitraan ini merupakan solusi yang secara teknis bisa menekan turunya produktivitas akibat melesetnya target produksi karena terlambatnya dana," ujar Subiyono dalam sambutannya.
Melalui pinjaman kemitraan, tutur Subiyono, para petani tebu akan mendapatkan pinjaman dana dengan bungan murah sebesar 6 persen per tahun. "Prosesnya pun relatif mudah, penghasilan dan produktivitas akan meningkat," jelasnya.
Langkah yang diambil PTPN X ini, lanjut Subiyono, juga mendukung program pemerintah Jawa Timur untuk mengatasi tingginya angka kemiskinan, pengangguran dan terbatasnya lapangan kerja melalui sektor agrobisnis.
"Itu merupakan Visi Jawa Timur sebagai pusat agrobusnis terkemuka dan berdaya saing berkelanjutan," papar Subiyono.
(epi/lih)











































