Hal ini dikatakan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/5/2009).
"Di APBN 2009, dengan future price yang dikabarkan akan mencapai minyak dunia mencapai US$ 70 per barel sampai akhir tahun, itu masih aman," ujarnya.
Jadi sampai dengan harga minyak US$ 70 per barel, tidak akan ada tambahan defisit APBN 2009.
"Kan ada penerimaan naik, belanja rapuh," imbuhnya
Di tempat yang sama, Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani mengatakan dengan harga minyak dan nilai tukar rupiah saat ini, posisi APBN masih cukup seimbang.
"Artinya tidak terjadi faktor yang bisa menjadikan beban yang meningkatkan defisit bagi APBN," ujarnya.
(dnl/lih)











































