Sejarah Baru Bakal Dicetak GM

Sejarah Baru Bakal Dicetak GM

- detikFinance
Senin, 01 Jun 2009 07:12 WIB
Sejarah Baru Bakal Dicetak GM
Detroit - Kreditor telah menyetujui rencana restrukturisasi utang General Motors (GM) yang diajukan pemerintah AS. Restrukturisasi GM selanjutnya akan segera difinalisasi oleh Departemen Keuangan AS.

General Motors (GM) pun dijadwalkan mendaftarkan perlindungan kebangkrutan pada Senin (1/6/2009). Presiden Barack Obama dijadwalkan akan memberikan pidato tentang kebangkrutan GM pada pukul 11.30 waktu setempat.

Sementara chief executive GM, Fritz Henderson dijadwalkan akan memberikan konferensi pers pada tengah hari di New York, seputar rencana kebangkrutan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semua rencana itu akan segera digerakkan setelah kreditor yang menguasai sekitar 54% utang obligasi GM menyetujui rencana restrukturisasi yang diajukan Depkeu AS. Menurut AFP, sekitar 54% pemegang obligasi itu mewakili 975 institusi.

Pemerintah AS sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika pemegang obligasi tidak menyetujui rencana restrukturisasi tersebut, maka mereka akan kehilangan semua.

Pemerintah AS sebelumnya memberikan tenggat waktu hingga 1 Juni 2009 untuk menyampaikan rencana restrukturisasi yang layak guna mendapatkan bailout dari pemerintah. Sementara Departemen Keuangan AS memberikan tenggat waktu kepada para pemegang obligasi hingga Sabtu sore untuk merespons rencana restrukturisasi tersebut.

Di bawah rencana restrukturisasi yang diajukan tersebut, para pemegang obligasi GM akan mendapatkan hak untuk membeli 15% ekstra saham GM pada harga rendah. Mereka juga akan mengontrol 25% dari 'New GM', yang merupakan institusi baru pengganti GM lama yang telah bangkrut. Polanya mirip-mirip dengan kebangkrutan Chrysler.

Pada pemegang obligasi yang menolak rencana tersebut masih dapat berjuang di pengadilan, namun pemerintah berupaya agar mereka hanya mendapatkan sedikit bagian atau bahkan tidak sama sekali jika mereka mengambil jalur hukum.

Sementara Reuters menyebutkan, pemerintah AS akan mengambil alih 70% saham GM yang akan ditukar dengan US$ 60 miliar pembiayaan GM.

Senin siang ini pun akan menjadi catatan sejarah penting bagi AS yang harus kehilangan sebuah ikon korporasinya. Kebangkrutan GM akan mencatat sejarah kebangkrutan manufaktur terbesar di AS.

Didirikan pada tahun 1908, GM sebelumnya mampu menjual kendaraan lebih banyak ketimbang para pesaingnya selama periode 1931 hingga 2008, sebelum akhirnya diambil alih oleh Toyota. Pangsa pasar GM di Amerika bahkan terus tergerus dari 54% pada tahun 1954 menjadi hanya 22% pada tahun 2008.

GM yang pada tahun 2004 mampu mencetak pendapatan hingga US$ 2,8 miliar selanjutnya terus merugi. GM kehilangan hampir US$ 88 mliar dari tahun 2005 hingga kuartal I-2009.

Jumlah karyawan GM juga terus berkurang seiring dilakukannya restrukturisasi. Pada tahun 1978, GM memiliki karyawan global hingga 850.000, dimana 600.000 diantaranya adalah pekerja di AS. Dengan jumlah karyawan itu, maka GM tercatat sebagai perusahaan swasta nasipnal AS dengna pekerja terbanyak.

Namun pada tahun 2005, jumlah karyawan menyusut menjadi hanya 335.000 orang dan angkanya terus berkurang hingga di bawah 200.000 untuk seluruh dunia pada tahun 2009 ini.

Harga saham GM juga terus meroot. Saham GM pada penutupan perdagangan Jumat lalu juga sudah tersungkur hingga di bawah US$ 1, yang merupakan level terendah sejak Great Depression.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads