ICP Mei Capai US$ 57,86/Barel

ICP Mei Capai US$ 57,86/Barel

- detikFinance
Senin, 01 Jun 2009 17:04 WIB
ICP Mei Capai US$ 57,86/Barel
Jakarta - Harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) Mei 2009 mencapai US$ 57,86 per barel. Angka ICP ini meningkat US$ 7,24 per barel dibanding ICP April sebesar US$ 50,62 per barel.

Berdasarkan situs Ditjen Migas yang dilansir detikFinance, Senin (1/6/2009), peningkatan ICP ini sejalan dengan peningkatan harga minyak mentah utama di pasar internasional.

Dalam keterangan Ditjen Migas, disebutkan bahwa kenaikan harga minyak dunia disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain laporan International Energy Agency (IEA) yang mengatakan terjadi penurunan signifikan stok minyak mentah komersial AS sebesar 6,2 juta barel dari 374,7 juta barel menjadi 368,5 juta barel, dibanding bulan April 2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faktor lainnnya yaitu produksi minyak mentah negara-negara non OPEC sebesar 0,16 juta barel per hari menjadi 50,3 juta barel per hari, yang dihasilkan dari penurunan produksi China, Indonesia dan negara-negara Afrika.

Juga penurunan produksi dari lapangan-lapangan tua di negara-negara OECD serta kebakaran yang terjadi di kilang Sunoco (178.000 barel per hari), Pennsylvania dan kilang Flint Hills (288.000 barel per hari) di Texas, di saat kilang memacu produksi gasoline untuk meningkatkan stok guna menghadapi musim panas atau driving season yang dimulai dari akhir Mei hingga September.

Selain itu, kekhawatiran pasar mengenai semakin terganggunya suplai minyak mentah dari Nigeria, terutama akibat serangan miliki MEND yang menghancurkan dua jaringan pipa minyak dan gas di selatan Delta Niger yang berpotensi pada penurunan produksi sebesar 1,8 juta barel per hari serta ancaman blokade jalur air untuk menghambat ekspor minyak mentah.

Sementara untuk kawasan Asia Pasifik, peningkatan harga minyak mentah juga disebabkan meningkatnya permintaan minyak China pada bulan April 2009 sebesar 3,9%. Hal itu tercermin dari peningkatan indeks kegiatan manufaktur China pada bulan April 2009 sebesar 1,1 yaitu dari 51,3 menjadi 52,4 serta penghentian operasi beberapa reaktor nuklir milik Jepang yaitu reaktor nuklir milik Chubu Electric Power di stasiun Hamaoka pada 5 Mei 2009 akibat peningkatan hidrogen saat pengoperasian kembali setelah dilakukan perawatan berkala.

Adapun rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional bulan Mei 2009 sebagai berikut:
  • WTI (Nymex) naik US$ 9,26 per barel dari US$ 49,95 per barel menjadi US$ 59,21 per barel.
  • Brent (ICE) naik US$ 7,11 per barel dari US$ 51,39 per barel menjadi US$ 58,50 per barel.
  • Tapis (Platts) naik US$ 7,57 per barel dari US$ 52,59 per barel menjadi US$ 60,16 per barel.
  • Basket OPEC naik US$ 6,44 per barel dari US$ 50,21 per barel menjadi US$ 56,64 per barel.



(epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads