Menteri Perdagangan Korsel dan ASEAN telah menandatangani kesepakatan untuk meliberalisasi perdagangan di hari terakhir pertemuan yang berlangsung di Kepulauan Jeju, Korsel, seperti dikutip dari AFP, Selasa (2/6/2009).
"Kami mengekspresikan harapan kami bahwa volume perdagangan antara ASEAN dan Korea Selatan akan meningkat menjadi US$ 150 miliar pada 2015 melalui ASEAN-ROK FTA dan kesepakatan perdagangan tambahan lainnya," demikian pernyataan bersama ASEAN-ROK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan dua kawasan sebenarnya telah meningkat hingga dua kali lipat dari US$ 46,4 miliar pada tahun 2004 menjadi US$ 90,2 miliar pada 2008.
Departemen Keuangan Korsel menyatakan, negaranya melihat ASEAN sebagai pasar ekspor yang dapat menutup anjloknya pasar di negara berkembang terutama setelah terjadinya krisis finansial global. Korsel juga bisa mendapatkan akses yang lebih aman pada sumber daya alam ASEAN yang sangat berlimpah termasuk karet, kayu dan migas.
Menteri Perdagangan Indonesia Mari Elka Pangestu mengatakan, ekspor gas RI ke Korsel mencapai US$ 4-5 miliar. Korsel juga membeli produk makanan dan ikan, juga alas kali, tekstil, kertas dan bubur kertas dari Indonesia.
(qom/ir)











































