SPBU Penjual BBM Bersubsidi akan Dibatasi

SPBU Penjual BBM Bersubsidi akan Dibatasi

- detikFinance
Rabu, 03 Jun 2009 13:55 WIB
SPBU Penjual BBM Bersubsidi akan Dibatasi
Jakarta - Untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi tahun 2010, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) mengkaji pembatasan pembangunan SPBU yang menjual BBM bersubsidi.

Hal ini disampaikan anggota Komite BPH Migas Adi Subagyo saat dihubungi wartawan, Rabu (3/6/2009).

"Ini masih rencana bahwa penambahan SPBU baru tidak boleh untuk BBM bersubsidi," ujar Adi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adi menerangkan pembangunan SPBU baru saat ini harus menjual BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamax Plus. Sedangkan untuk tahun ini, beberapa SPBU yang sudah ada diminta mengurangi dispenser bahan bakar bersubsidi.

"Dispensernya diganti dengan dispenser untuk BBM non nonsubsidi," jelasnya.

Menurut Adi, rencana tersebut pembatasan tersebut dilakukan mulai tahun depan, untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi jenis premium dan solar di tahun 2010.

"Wilayah yang akan menjadi sasaran utamanya adalah di Pulau Jawa," katanya.

Adi mengakui sebenarnya PT Pertamina (Persero) sudah mempunyai jadwal tersebut untuk merealisasikan rencana tersebut. "Pertamina sudah punya schedule, tapi belum tahu kapan," ungkapnya.

Adapun rincian volume BBM bersubsidi yang disetujui Komisi VII DPR dalam RAPBN 2010 terdiri dari premium termasuk bioethanol sebanyak 21.454.104 KL, solar termasuk biodiesel sebanyak 11.250.675 KL dan minyak tanah sekitar 3,8 juta KL.

(epi/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads