Demikian disampaikan oleh VP Komunikasi PT Pertamina (Persero), Basuki Trikora Putra dalam keterangan persnya, Rabu (3/6/2009).
Β
"Sementara Pertamina mengadakan perbaikan, masyarakat tidak perlu khawatir akan suplai dan distribusi BBM karena keadaan stok nasional aman dan kami siap mengantisipasi kemungkinan yang terjadi," katanya.
Ia menambahkan, Fuel Oil Complex (FOC) I tidak terpengaruh sama sekali dan tetap berfungsi normal saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Kilang Cilacap memiliki dua buah FOC, yaitu FOC I dan FOC II. CDU (Crude Distilation Unit) II adalah salah satu bagian terdapat dalam FOC II.
Di Crude Distilation Unit, proses yang terjadi adalah pemanasan minyak mentah agar secara hukum fisika terpisah-pisah berdasarkan fraksinya. Di dalam Crude Distilation Unit ini, terdapat tube-tube (pipa-pipa) tempat lewatnya minyak mentah.
Pada saat normal pun memang dalam proses ini melibatkan adanya api, namun minyak mentah yang sedang diproses berada di dalam tube (pipa).
"Emergency tube burst ini terjadi akibat pecahnya salah satu tube (pipa) di CDU tersebut, sehingga terjadi kelebihan pembakaran di ruang dapur kilang (tempat pembakaran di kilang) dan menimbulkan asap dan api di stake furnace (cerobong sisa-sisa pembakaran) yang memang disiapkan untuk mengantisipasi jika terjadi over firing," ujarnya. (lih/ir)











































