Kerjasama ditujukan untuk pembangunan sekitar 1.000 kapal selama lima tahun ke depan dengan total nilai mencapai US$ 2 miliar.
Menurut Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil, walau masih sekedar MoU namun alangkah baiknya jika kapal-kapal tersebut bisa dibangun di dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sofyan, pihaknya belum menerima laporan detail mengenai kapan kapal-kapal tersebut akan dibangun begitu pula dengan lokasi pembangunannya.
"Detilnya belum tahu, direksi juga belum pulang (dari Korea Selatan). Begitu direksi datang akan segera dilaporkan ke kita," ujarnya.
(ang/qom)










































