Kandungan Lokal Mega Proyek Amonium Nitrat Capai 45%

Kandungan Lokal Mega Proyek Amonium Nitrat Capai 45%

- detikFinance
Jumat, 05 Jun 2009 11:09 WIB
Kandungan Lokal Mega Proyek Amonium Nitrat Capai 45%
Jakarta - Departemen Perindustrian (Depperin) dan PT Rekayasa Industri (Rekind) mengklaim proyek pembangunan pabrik amonium nitrat (bahan baku bahan peledak) oleh PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) yang terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara senilai US$ 650 juta mampu menyerap kandungan lokal hingga 45% dari nilai kontrak proyek konstruksi sebesar US$ 173,9 juta.
 
Kandungan lokal sebesar 45% berasal dari serapan komponen konstruksi dalam negeri seperti baja, kabel listrik, peralatan listrik, peralatan proses seperti tangki dan penukar panas, seluruh pekerjaan konstruksi, rancang bangun untuk utilitas dan pekerjaan persiapan pengoperasian pabrik.
 
Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka Depperin Ansari Bukhari mengatakan Rekind salah satu BUMN konstruksi patut dibanggakan karena selama pengalamannya puluhan tahun dibidang konstruksi telah mencatatkan kinerja yang positif di dalam negeri maupun luar negeri.
 
"Ini tidak diduga sebelumnya, sampai memenuhi hingga 45%," kata Ansari di acara konferensi pers di gedung Depperin, Jumat (5/6/2009).
 
Presiden Direktur Rekind Triharyo I. Soesilo mengatakan kontrak senilai US$ 173,9 juta merupakan rekor kontrak terbesar dari investor Australia untuk rancangan bangun di Indonesia.
 
"Sebenarnya mereka (Orica) sangat mungkin menunjuk kontraktor Australia dan negara lain, tapi akhirnya mereka memilih kita," ucapnya.
 
Sedangkan Presiden Direktur Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) Antung Pandoyo mengatakan pencapaian kandungan lokal (local content) sebesar itu harus tetap didukung oleh kontinyuitas suplai yang bisa dipasok.

"Local content bukan hanya harga tetapi juga masalah ketersedian suplai," harap Antung.
 


(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads