"Rencananya pasokan LNG tersebut akan mulai dikirim secara bertahap pada bulan Juni hingga 31 Oktober 2009," ujar Kepala BP Migas R Priyono dalam situs BP Migas yang dikutip detikFinance, Senin (8/6/2009).
Sebelumnya, Pabrik pupuk yang berada di Nangroe Aceh Darusalam ini telah mendapat pasokan LNG sebanyak dua kargo yang dikirimkan pada Januari 2009 dan 30 Maret 2009.
LNG tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan operasional PT PIM unit 1 dan 2 selama empat bulan sejak masa pengiriman pertama. Karena LNG yang telah dikirimkan tersebut hanya cukup untuk kegiatan operasional PIM hingga Juni 2009, maka BP Migas segera mengirimkan pasokan lagi demi menjaga stabilitas produksi pupuk di PIM.
"Dengan tambahan pasokan tersebut, maka PIM akan bisa beroperasi sampai akhir tahun," tandas Priyono.
(epi/ir)










































