Pabrik gula itu antara lain PTPN II, PTPN X, PTPN XI, PTPN VII, PTPN IX, PTPN XIV, PT RNI I, PT RNI II dan PT Madu Baru.
"Anggaran 2009 Departemen Perindustrian untuk program restruksturisasi mesin atau peralatan pabrik gula sebesar Rp 50 miliar," jelas siaran pers Departemen Perindustrian, Senin (8/6/2009).
Saat ini Indonesia setidaknya memiliki 58 pabrik gula rata-rata memiliki kapasitas 3000 ton per hari, yang dihasilkan oleh mesin-mesin yang sudah uzur rata-rata berusia di atas 20 tahun dengan tingkat rendemen gula hanya kurang dari 7%.
Program ini dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi gula nasional hingga 3,3 juta ton pada tahun 2009, yang saat ini hanya mencapai 2,3 juta ton per tahun.
Dalam skemanya, program ini menyediakan bantuan keringanan pembiayaan pembelian mesin atau peralatan pabrik gula sebesar 10% dari pembelian mesin atau peralatan yang dibeli dari produk dalam negeri yang memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) diatas 40%.
Beberapa produk mesin atau peralatan pabrik gula yang bisa dibuat didalam negeri antaralain mesin penguapan, mesin gilingan, pemurnian, pemasakan, putaran, peralatan kelistrikan, boiler, turbin, peralatan kontrol dan lain-lain.
(hen/ir)











































