Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (8/6/2009).
"Inventarisasi aset seluruh republik ini target paling cepat April 2010. Jadi sudah tahu sampai 2009 masih akan disclaimer karena faktor aset," ujarnya.
Faktor lain yang membuat disclaimer adalah dari penggunaan standar akuntansi. "Kita harusnya sudah pakai aktual sekarang masih cash budgeting. Jadi kalau saya melihat walaupun tittle disclaimer muncul, tapi perbaikan masih sangat banyak. Kita mestinya melihat ke situ," katanya.
Jadi Sri Mulyani sudah memperkirakan opinis LKPP 2008 yang akan diumumkan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) besok akan disclaimer.
Sebelumnya Ketua BPK Anwar Nasution mengatakan Indonesia butuh perbaikan yang signifikan dan fundamental dari sistem keuangannya. Anwar mengatakan kemajuan LKPP sangat lambat. Tak heran, sejak tahun 2004 LKPP terus mendapat status disclaimer.
(dnl/qom)











































