Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR Harry Azhar Azis kepada detikFinance, Selasa (9/6/2009).
"Catatan Panitia Anggaran untuk pemerintah, pertumbuhan ekonomi 2010 diharapkan bisa mencapai 7%," ujarnya.
Dalam rapat Panja Asumsi, Pendapatan dan Pembiayaan RAPBN 2010 pada 8 Juni 2009 sore disepakati asumsi sebagai berikut:
- Pertumbuhan ekonomi 5-6%
- Inflasi 4-6%
- ICP US$50-70 per barel
- Suku bunga SBI 3 bulan 6-7,5%
- Nilai tukar rupiah Rp 9.500-10.500 per US$
- Lifting minyak 960 ribu barel per hari.
"SBI diharapkan maksimal 7%, lifting minyak diharapkan bisa naik menjadi 970 ribu barel per hari," tandas Harry.
Dengan disetujuinya asumsi RAPBN 2010, maka angka definitif RAPBN 2010 akan diserahkn pemerintah melalui Nota Keuangan Presiden untuk APBN 2010 yang akan disampaikn dalam rapat paripurna DPR 15 Agustus 2009.
"Pembahasan APBN 2010 dimulai 18 Agustus sampai dengan 29 September 2009. Pada 30 September merupakan akhir periode DPR 2004-2009, 1 Oktober 2009 akan ada pelantikan DPR 2009-2014," pungkasnya.
(dnl/ir)











































