Demikian disampaikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu usai pertemuan Cairns Group Ministrial Meeting di Hotel Conrad, Tanjung Benoa, Kuta, Bali, Selasa (9/6/2009).
"Hasil Doha sangat diperlukan untuk mendorong pembangunan khususnya di negara-negara berkembang serta untuk mencegah proliberasi proteksionisme yang justru semakin memperparah krisis global," jelas Mari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sudah tanda positif yang dihasilkan dalam pertemuan yaitu komitmen untuk memulai kembali membicarakan mencari jalan keluar dan kompromi sehingga kita bisa negosiasi membangun kembali kepercayaan antara para pemain utama," jelasnya.
Mari menegaskan, Indonesia sangat berkepentingan atas suksesnya perundingan putaran Doha karena sistem multilateral yang adil akan menguntungkan negara berkembang jika dibandingkan berhadapan secara bilateral.
"Misalnya kalau bilateral dengan AS, kita pasti kalah," kata Mari.
Kapan perundingan putaran Doha harus selesai? "Nggak ada yang berani menyebut waktu saat ini. Ini baru tahap awal membangun proses. Kita menjaga ekspektasi. Yang penting adalah sinyal positif dari AS dan India. AS dengan dua menteri barunya selama ini berperan penting dalam negosiasi," ujarnya.
Sementara Perwakilan Perdagangan AS, Ron Kirk mengatakan, pihaknya membawa misi dari pemerintahan Obama dalam hal strategi ekonomi.
"Dalam pertemuan itu, mengembalikan ekonomi AS dan membantu masyarakat AS mendapatkan pekerjaan. Kami harus memastikan hl-hal yang dapat kami lakukan dalam ekonomi sehingga menghasilkan hal yang positif," tegasnya.
Kepala WTO Pascal Lamy mengatakan, perundingan putaran Doha diharapkan selesai tahun depan.
"Apa yang saya lihat adalah Ron Kirk dan Anand Sharma (Mendag India) bergandengan dalam suatu proses yang bisa membawa sebuah keputusan pada suatu waktu di tahun depan. Kita harus menyimpulkan ini pada 2010," ujar Lamy seperti dikutip dari AFP.
Perundingan putaran Doha selama ini memang tidak pernah menemui titik temu. Negara-negara maju dan berkembang sama-sama ngotot soal proteksi terhadap produk-produk pertaniannya. (qom/ir)











































