200 Kontainer Daging di Tanjung Priok Belum Dilepas Seluruhnya

200 Kontainer Daging di Tanjung Priok Belum Dilepas Seluruhnya

- detikFinance
Selasa, 09 Jun 2009 15:36 WIB
200 Kontainer Daging di Tanjung Priok Belum Dilepas Seluruhnya
Jakarta - Badan Karantina Departemen Pertanian mengaku telah melepas sebagian tumpukan ratusan kontainer daging sapi asal Australia yang sempat tertahan di karantina Tanjung Priok.
 
Pelepesan daging sapi yang awalnya diduga tersangkut masalah sertfikasi halal ini belum dilakukan secara keseluruhan karena akan dilakukan secara bertahap.
 
Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Karantina Departemen Pertanian Priyono dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Selasa (9/6/2009).

"Secara bertahap kita laksanakan pelepasan,(sesuai dengan surat dirjen peternakan dan hasil lab bebas cemaran biologik)," katanya.
 
Pelepasan secara bertahap ini kata dia, tidak terlepas dari prinsip kehati-hatian pihak karantina dalam menyikapi masalah ini. Karantina harus menjamin daging sapi yang dilepas harus bebas dari hal-hal yang melanggar ketentuan barang konsumsi.
 
"Masyarakat memerlukan jaminan bahwa karkas, daging,jeroan yang direlease bebas penyakit, layak dan aman dikonsumsi, serta halal," ujarnya beralasan.
 
200 kontainer daging asal Australia dan Selandia Baru senilai Rp 136 miliar sempat tertahan pada awal Juni lalu. Hal ini terkait kisruh ketentuan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang ditindaklanjuit oleh surat Ditjen Peternakan Departemen Pertanian terhadap dugaan sertifikasi halal LP POM MUI.
 
"Saya sedang rapat," jawab Priyono saat dikonfirmasi berapa jumlah daging yang sudah dilepas.

(hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads