Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2009).
"BPS mengajukan anggaran 2010 naik 293,7% karena ada kegiatan sensus penduduk 2010 yang merupakan amanat UU yang harus dilaksanakan setiap 10 tahun sekali," tuturnya.
Rusman mengatakan sensus penduduk ini akan menyediakan data lengkap penduduk keseluruhan untuk data 2010 sampai 2020. Selain itu, sensus ini bisa memantau proyek pencapaian MDGs (Millenium Development Goals) untuk Indonesia.
"Selain itu juga bisa menyediakan data targetting untuk program-program kemanusiaan seperti data Lansia, orang cacat, dan lain-lain," ujarnya.
Cakupan sensus penduduk ini memang sangat besar karena mencakup seluruh daerah di Indonesia. Dikatakan Rusman cakupannya adalah sebagai berikut:
- Provinsi sebanyak 33
- Kabupaten/Kota sebanyak 493
- Kecamatan sebanyak 6.523
- Desa sebanyak 88.361
- Responden rumah tangga sebanyak 64 juta
- Responden perorangan sebanyak 232 juta
"Pemekaran wilayah yang terjadi memang menyebabkan beban kerja BPS menjadi besar. Di 2010 BPS mengusulkan 43 kantor perwakilan BPS baru di kabupaten/kota," pungkasnya.
(dnl/ir)











































