Â
Dalam setiap bujet anggaran termasuk program selalu mencakup anggaran dana yang berasal dari utang dan pendapatan pajak maupun sumber lainnya.
Â
"Dalam bujet selalu ada hasil pajak dan hasil utang itu packaging , tidak dikatakan dari utang atau pajak, nggak begitu," jelasnya saat ditemui di kantornya, Jl. Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (10/6/2009).
Â
Cara pandang memisahkan dana bujet program berdasarkan sumbernya dinilainya kurang tepat karena biasanya beberapa sumber dana akan masuk dalam satu paket. Ia mencontohkan jika ada pedagang yang menjual daging ayam dan sapi atau sayuran lalu hasil dari penjualan itu dibelikan pakaian maka tidak akan diketahui sumber dana untuk membeli pakaian itu.
Â
"Setiap bujet itu selalu dari utang dan pajak, dan lainnya, nggak spesial dari utang, jadi nggak lihat begitu melihatnya," kilahnya beralasan.
Â
Sebelumnya Ketua BPK Anwar Nasution kemarin di DPR RI sempat menyinggung soal penggunaan dana BLT yang diperolah dari dana pinjaman utang.
Â
"BLT saja kita masih dari utang, bagaimana kita mau beli senjata dan kapal perang," kata Anwar kemarin. (hen/dnl)











































