Kadin: Butuh 40 Tahun KUR Sentuh Seluruh UMKM

Kadin: Butuh 40 Tahun KUR Sentuh Seluruh UMKM

- detikFinance
Rabu, 10 Jun 2009 16:39 WIB
Kadin: Butuh 40 Tahun KUR Sentuh Seluruh UMKM
Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai penyaluran kredit usaha menengah kecil dan mikro (UMKM) oleh enam bank utama penyalur kredit usaha rakyat (KUR) masih lamban. Dengan kondisi seperti ini, setidaknya butuh 40 tahun agar KUR bisa dirasakan oleh semua UMKM di Indonesia.

Keenam bank itu adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, Bank Bukopin, BNI dan Bank Pembangunan Daerah.

Kadin meminta ada perbaikan mekanisme penyaluran KUR agar lebih baik termasuk dalam memberikan suku bunga yang lebih lunak meski perbankan dihadapkan oleh cost of fund yang masih tinggi.
Β 
"Dari total 40 juta UMKM yang ada, yang tersentuh baru sekitar 1 juta saja, masih butuh waktu hampir 40 tahun untuk menyentuh semua UMKM," kata Wakil Ketua Kadin Bidang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Sandiaga Uno di acara raker Kadin di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (10/6/2009).
Β 
Dikatakannya hal ini terjadi akibat banyak bank yang masih memilih berhati-hati dalam memberikan penyaluran kredit kepada UMKM, sehingga perlu kebijakan KUR yang menjadi solusi total bagi UMKM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu masalah sederhana yang justru menjadi penghambat, kata Sandiaga, adalah adanya ketentuan tidak memberikan kredit KUR kepada pelaku usaha yang memiliki kredit kendaraan roda dua. Padahal saat ini kredit motor sudah menjadi hal lumrah di masyarakat Indonesia.
Β 
Suku Bunga UMKM Masih Tinggi
Β 
Masih tingginya suku bunga kredit termasuk bagi UMKM membuat ada kesan keberpihan perbankan terhadap sektor ini masih lemah. UMKM saat ini masih mendapatkan suku bunga pinjaman yang sangat besar (14%-16%) padahal BI rate sudah sampai diangka 7%.
Β 
"Spread suku bunga sampai 9% di negara mana pun itu tidak ada sampai seperti itu," tambah Ketua Umum Kadin MS Hidayat di tempat yang sama.

(hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads