Demikian dikatakan oleh Dirjen Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum Hermanto Dardak melalui pembicaraan telpon dengan detikFinance, Kamis (11/6/2009).
"Tujuan tarif ini bukan mengembalikan utang, tapi untuk pengembangan wilayah di sana, pemeliharaan, monitoring, operasional tol, lebih pada pengembangan kawasan," jelasnya.
Dikatakannya untuk pengembalian modal pinjaman relatif akan mahal, pasalnya dari total panjang Jembatan Suramadu beserta jalan pendukungnya sepanjang 21 km setidaknya telah menelan dana Rp 5 triliun. Dari dana itu sebanyak 55% berasal dari APBN dan 40% lebih dari pinjaman lunak China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia memperkirakan minimal selama satu minggu kedepan setelah peresmian, dalam proses uji kelayakan semua pengguna jembatan akan diberikan tarif gratis dengan pemberian tiket masuk.
Selain itu, meski sudah ada operator jalan tol oleh Jasa Marga, pihak Bina Marga masih memiliki tanggung jawab dalam maksimalisasi fasilitas jembatan Suramadu.
"Bina Marga akan pasang lampu di kabel-kabel penyangga, pada tahun ini juga, agar lebih indah di malam hari," katanya.
(hen/lih)










































