Moody's Naikkan Outlook Indonesia ke 'Positif'

Moody's Naikkan Outlook Indonesia ke 'Positif'

- detikFinance
Kamis, 11 Jun 2009 12:34 WIB
Moodys Naikkan Outlook Indonesia ke Positif
Singapura - Lembaga pemeringkat, Moody's Investor Service menaikkan outlook untuk peringkat 'Ba3' Indonesia dari 'stabil' ke 'positif'. Kenaikan outlook itu berkaitan dengan prospek perekonomian Indonesia yang semakin kuat.

Berkaitan dengan kenaikan outlook itu, Moody's juga menaikkan outlook dari 'stabil' ke 'positif' untuk peringkat foreign currency bank deposit ceilings Indonesia di 'B1'. Namun untuk peringkat foreign currency country ceiling 'Ba2' tetap mendapat outlook 'stabil'.

"Perbaikan outlook didorong oleh prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif kuat danΒ  meningkatnya efektifitas kerangka kebijakan makro ekonomi," ujar Aninda Mitra, Vice President dan Sovereign Analyst Moody's dalam siaran persnya, Kamis (11/6/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Moody's menilai, di tengah resesi global, Indonesia diperkirakan tetap mencapai pertumbuhan 4% di tahun 2009. Mitra menjelaskan, prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat terutama ditopang oleh permintaan domestik yang kuat dan keseimbangan ekonomi dengan momentum investasi yang tidak terlalu rentan dari perdagangan global dan guncangan finansial.

"Meningkatnya aktivitas ekonomi atas trend akhir-akhir ini sebesar 5,5% diharapkan bisa terwujud pada 2010. Pertumbuhan ekonomi dinamis Indonesi secara keseluruhan lebih stabil dan pada posisi yang lebih baik ketimbang peringkat 'Ba' lainnya, sebagaimana negara-negara regional lainnya," ujar Mitra.

Perbaikan fundamental kredit juga menjadi faktor krusial lain untuk mendukung perubahan outlook. Utang pemerintah dan swasta Indnesia diperkirakan turun menjadi 31% dan 25% PDB hingga akhir 2009.

Moody's juga mencatat stabilitas politik Indonesia secara keseluruhan sudah membaik dan saat ini bukan menjadi faktor yang penting untuk peringkat. Mengenai kondisi perbankan Indonesia, Moody's menilainya masih berada pada kondisi yang baik.

"Meski menghadapi tekanan lebih besar, perbankan Indonesia memiliki likuiditas yang cukup dan memiliki bantalan yang cukup, kualitas aturan dan pemantauan terus membaik terutama setelah krisis," jelas Mitra.

Outlook ini biasanya akan berlaku selama 12-18 bulan, meski perkembangan terbaru bisa memicu perubahan yang lebih cepat. Pemeringkatan Moody's atas Indonesia terakhir dilakukan pada 18 Oktober 2007. (qom/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads