"Singapura itu masih paling tinggi. Macam-macam barang masuk ke kita," imbuhnya di sela rapat kerja dengan panitia anggaran DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2008)..
Anwar mengatakan untuk meminimalisir penyelundupan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Indonesia melakukan kerjasama dengan Malaysia terkait dengan penanganan penyelundupan di kedua negara tersebut.
"Kita baru signing dengan Malaysia soal penanganan penyelundupan Rabu kemarin (10/6/2009)," katanya.
Dengan kerjasama tersebut, apabila ditemukan penyelundupan di antara kedua negara tersebut maka orang dan barangnya harus dikembalikan ke negara asalnya untuk diproses.
"Dulu kalau ada penyelundupan langsung diproses saja dan barangnya tidak dikembalikan ke negara asalnya," ujarnya.
Menurutnya, dengan adanya kerjasama tersebut maka diharapkan kedua negara bisa mengurangi tingginya jumlah penyelundupan yang terjadi selama ini.
Saat ini, kerjasama tersebut baru dilakukan dengan Malaysia. Untuk ke depannya, ia berharap kerjasama tersebut bisa diterapkan di berbagai negara tetangga lainnya.
(ang/dnl)










































