Hal ini dikatakan oleh Komisaris Utama KS Taufiequrachman Ruki ketika ditemui usai RUPS perseroan di kantor Kementerian Negara BUMN, Jalan Medan Merdeka, Kamis (11/6/2009).
"Jaminan itu sangat menolong untuk produksi perseroan ke depan," imbuhnya.
Ruki mengatakan pada kuartal IV-2008 yang lalu keuntungan perseroan menurun akibat krisis ekonomi global dan inflasi yang naik, serta permintaan bahan baku baja yang menurun.
"Saat ini beberapa penyelesaian proyek pipanisasi sudah selesai, kemudian ada potensi peningkatan scrub nasional baik dari grup maupun luar sehingga apa impor akan berkurang," jelasnya.
Dikatakannya mulai Juli 2009 diharapkan kapasitas produksi perseroan akan mulai pulih kembali.
"Juli diharapkan pabrik mulai full capacity karena ada permintaan yang mulai naik. Mudah-mudahan ekonomi negara membaik karena pemerintah punya komitmen untuk melanjutkan program pembangunan infrastruktur untuk stimulus," tuturnya.
Dengan kembali pulihnya kapasitas produksi, maka para pekerja yang sempat dikurangi jam kerjanya akan kembali normal lagi. "Mereka akan kerja normal," imbuh Ruki.
(dnl/dnl)










































