Kecelakaan Beruntun Sambut RUPS Pertamina

Kecelakaan Beruntun Sambut RUPS Pertamina

- detikFinance
Minggu, 14 Jun 2009 15:36 WIB
Kecelakaan Beruntun Sambut RUPS Pertamina
Jakarta - Kecelakaan di instalasi hilir migas Pertamina berturut-turut terjadi sebelum RUPS Pertamina digelar Senin (15/6/2009). Setelah sebelumnya terjadi pembakaran berlebihan di pipa Crude Destilation Unit (CDU) Kilang Cilacap, menyusul kebakaran di depo elpiji Makassar pada Sabtu (13/6/2009).

Menurut Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto, ada beberapa dugaan sementara yang bisa menjadi penyebab seringnya kecelakaan kerja terjadi di instalasi Pertamina. Pertama, adalah lemahnya prosedur atau SOP (standar operation procedure) yang ada. Kedua adalah lemahnya kepatuhan pekerja terhadap SOP tersebut.

Sedangkan kemungkinan ketiga adalah indikasi kesengajaan. Menurut Pri Agung, faktor kesengajaan ini harus diwaspadai dengan adanya agenda penting yang akan digelar tak lama sesudah kecelakaan-kecelakaan tersebut terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau saya masih cenderung (penyebabnya) setelah ini ada apa. Pergantian direksi memang tidak bisa semata-mata karena kejadian ini. Tapi berdasarkan pengalaman saat kejadian Plumpang, tidak lama ada pergantian direksi," katanya ketika dihungi detikFinance, Minggu (14/6/2009).

Pertamina memang akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Senin besok. Salah satu agendanya adalah membahas nasib Komisaris Utama Pertamina Jenderal Sutanto yang juga menjadi relawan pendukung SBY-Boediono. Belum diketahui apakah memang ada agenda pergantian direksi di rapat tersebut.

Sementara VP Communication Pertamina B Trikora Putra mengakui, aktivitas industri migas memang rawan dari kecelakaan. Tapi ia menegaskan, setiap instalasi Pertamina sudah dilengkapi dengan SOP masing-masing. Para pekerjanya pun diwajibkan memenuhi SOP tersebut.

"Industri migas memang kegiatannya rawan, kecelakaan kerja selalu mengintai. Tapi fasilitas kita punya SOP dan itu kita laksanakan. Masalah awarness pekerja juga selalu ditekankan. Semua dalam keadaan baik, alat pemadaman pun terbukti kemarin juga bekerja dengan baik," katanya.

Lalu jika SOP sudah ada dan pekerja juga sudah waspada, apa penyebab kecelakaan di instalasi Pertamina secara berturut-turut?
(lih/iy)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads