Kadin Khawatir Dana Stimulus Dipakai untuk Subsidi BBM

Kadin Khawatir Dana Stimulus Dipakai untuk Subsidi BBM

- detikFinance
Senin, 15 Jun 2009 09:11 WIB
Kadin Khawatir Dana Stimulus Dipakai untuk Subsidi BBM
Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah tetap mengucurkan dana stimulus fiskal meski harga BBM sudah dipertahankan tidak berubah. Kadin mengaku khawatir gara-gara harga BBM tidak naik maka stimulus ekonomi tidak jadi dicairkan.

Demikian disampaikan Ketua Komite Tetap Perdagangan Dalam Negeri Kadin Indonesia Bambang Soesatyo dalam pesan singkatnya, Senin (15/6/2009).

"Kadin khawatir membengkaknya subsidi BBM akan disubstitusi dengan meniadakan anggaran yang dibutuhkan untuk stimulus ekonomi. Jangan sampai pemerintah melakukan hal ini, karena konsekuensinya adalah berlanjutnya pendalaman krisis," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah memang masih mempertahankan harga BBM dalam negeri meski harga minyak dunia terus menanjak. Mempertahankan harga BBM di tengah harga minyak mentah yang naik memang berpotensi menambah subsidi negara.

"Kendati berdampak pada membesarnya subsidi BBM, pemerintah langsung meresponnya dengan sudah memastikan tidak menaikkan harga jual eceran BBM di dalam negeri," tambahnya.

Namun membengkaknya subsidi BBM ini diharapkan tidak ditambal dengan dana stimulus ekonomi. Salah satu alternatifnya adalah dengan menggunakan surplus dari penjualan BBM pada Desember 2008 dan awal 2009.

"Untuk memenuhi kebutuhan tambahan subsidi, pemerintah bisa menggunakan laba dari penjualan bensin premium yang hingga Januari 2009 sudah lebih dari Rp 2,06 triliun. Subsidi BBM 2009 sendiri ditetapkan Rp 57,6 triliun," katanya.

(lih/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads