Demikian disampaikan Sutanto di sela-sela RUPS Pertamina di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (15/6/2009).
"Tentu kita tidak akan berpolemik. Kalau misal ditafsirkan tidak sesuai aturan, maka akan kita patuhi aturan itu. Tentu saya akan konsentrasi pada Pertamina agar kinerjanya makin bagus," katanya.
Β
Bagi Sutanto, menjadi Komisaris Utama Pertamina bukan pekerjaan main-main. Mengawasi BUMN terbesar di negeri ini tentunya membutuhkan tenaga yang tidak sedikit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi sejumlah komisaris BUMN yang menjadi tim sukses para capres kini menjadi sorotan karena dinilai menyalahi aturan. Beberapa komisaris memilih untuk mengundurkan diri antara lain Raden Pardede yang memilih mundur dari PT Perusahaan Pengelola Aset. (lih/qom)











































