Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri, Teknologi, dan Kelautan Rachmat Gobel ketika ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (15/6/2009).
"Sekarang masih banyak barang-barang selundupan, seperti elektronik dan lain-lain. Padahal banyak investor yang ingin menjadikan Indonesia sebagai basis produk-produk ekspor, asalkan pemerintah bisa menjaga produk-produk impor ilegal," tuturnya.
Rachmat mengatakan, dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih positif ditengah krisis ekonomi global, pemerintah harus menjadikan ini sebagai momentum untuk mendorong perekonomian.
"Kita tahu di saat krisis ini semua negara mengalami pertumbuhan minus, kecuali Indonesia, India, dan China," ujarnya.
Dikatakannya kebijakan produksi untuk pasar domestik harus ditekankan pemerintah dalam kondisi krisis ekonomi global saat ini.
"Kita tahu Indonesia sudah menjadi basis pasar produksi ekspor seperti pada televisi atau alat-alat rumah tangga. Ini harus dimanfaatkan pemerintah untuk memajukan industri dalam negeri," paparnya.
(dnl/lih)











































