Demikian disampaikan Menko Perekonomian sekaligus Menkeu Sri Mulyani di kantornya, Jakarta, Senin (15/6/2009).
"Sampai APBNP tidak akan diubah harga BBM. Lagian dalam suasan politik seperti ini isunya sudah terlalu banyak," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di APBNP pasti akan ada penyesuaian harga minyak yang merefleksikan harga terakhir. Dan juga mencerminkan besaran subsidi BBM dan PLN. Dan juga akan ada revisi penerimaan," katanya.
Sedangkan terkait lifting minyak, Sri Mulyani mengakui hingga kini target rata-rata lifting minyak sebesar 960.000 barel per hari belum terpenuhi. Ia berharap lifting ini bisa tercapai di semester kedua 2009 karena tidak akan ada perubahan target lifting di APBNP 2009.
"Lifting tetap, tidak berubah 960.000 per hari. Kemarin masih di bawah target, saya rasa BP Migas akan mengejar target itu pada semester dua," tambahnya.
(lih/lih)










































