Ketertarikan Taiwan ini disampaikan memalui kerjasama Asosiasi Kebudayaan dan Ekonomi Taiwan- Indonesia dengan Komite Tetap Taiwan Kadin Indonesia. Kedua pihak mengadakan pertemuan kerja sama ekonomi Taiwan-Indonesia ke-16 di Jakarta untuk meningkatkan dan mendorong kerja sama bidang ekonomi.
Dalam forum ini, Ketua Association Chinese International Economic Cooperation Association (CIECA) Wenent Pan mengatakan melalui pertemuan tersebut diharapkan akan meningkatkan bidang ekonomi termasuk perdagangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Â
Wenent berpendapat Indonesia menjadi salah satu negara yang masih bisa bertahan dari krisis bahkan pertumbuhan ekonomi masih positif serta didukung kondisi politik yang stabil.
Pertemuan itu dihadiri sekitar 100 orang yang terdiri dari 37 orang dari delegasi Taiwan. Kepala Komite Taiwan Kadin Indonesia Agum Gumelar juga hadir dalam pertemuan tersebut.
Menurut Wenent Pan, forum ini diharapkan akan semakin meningkatkan hubungan dagang dan ekonomi sehingga dapat meningkatkan neraca perdagangan.
Â
Dalam forum ini juga akan dilakukan pembahasan kerjasama diberbagai bidang ekonomi misalnya bidang green energy, agrikultutal, bidang informasi dan teknologi, pengembangan kerjasama industri kecil menengah dalam program one village one product (OVOP) dan lain-lain.
Â
Direktur Kerjasama Bilateral dan Multilateral BKPM saat ini Pratomo Waluyo mengatakan saat ini investasi Taiwan ke Indonesia menempati posisi ke-8 dibawah Belanda, dengan nilai investasi US$ 3,9 miliar. Diharapkan dengan adanya forum semacam ini bisa menjadi pendorong investasi Taiwan.
(hen/lih)











































