Demikian disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas, Paskah Suzeta dalam diskusi dengan DPD di Gedung DPR, Jakarta, Selasa 16/06/09.
Paskah menambahkan bahwa angka kemiskinan tersebut dihitung secara independen oleh Badan Pusat Statistik (BPS). "Memang BPS itu orangnya aneh-aneh, tidak bisa diintervensi", ujarnya disusul dengan tawa sebagian anggota DPD.
Paskah juga mengklaim bahwa pemerintah telah menurunkan jumlah rumah tangga miskin yang menjadi pedoman pemberian BLT, Raskin dan Jamkesmas dari 19,1 juta di 2005 menjadi 17,5 juta di 2008.
Dalam forum tersebut, ia juga menyampaikan target pertumbuhan ekonomi tahun 2010 sebesar 5 persen. Ia optimistis bahwa dengan asumsi penyerapan tenaga kerja sebesar 400.000-420.000 untuk tiap satu persen pertumbuhan ekonomi, maka sekitar 2,1 juta tenaga kerja akan terserap.
(lih/lih)










































