Salah satu dampak terburuk dari penyelundupan sering dialami oleh sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sektor ini sering menjadi korban karena harus menanggung seretnya pasokan bahan baku akibat banyaknya bahan baku mentah yang dilempar ke pasar ekspor dengan cara diselundupkan.
Â
"Efek dari penyeludnpan itu besar sekali, termasuk untuk usaha besar, apalagi untuk usaha kecil dan mikro," kata Menteri Negara Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Suryadharma Ali dalam acara breakfast meeting di kantor Departemen Perindustrian, Rabu (17/6/2009).
Dikatakanya masalah penyelundupan bisa dilihat dari sisi kesengajaan atau hanya sebatas dugaan penyelundupan karena belum ada instrumen yang mengatur secara tegas. Menurutnya, langkah-langkah untuk menekan penyelundupan sangat penting sekali bagi para pelaku usaha termasuk sektor UMKM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan sangat menyambut baik dengan adanya keseriusan pembangunan terminal kayu terpadu (TKT) dan pusat pengolahan industri rotan terpadu (PPIRT). Sehingga masalah penyelundupan yang selama ini mendera industri rotan di dalam negeri termasuk perajin rotan di Cirebon.
Â
"Kalau di Kementerian koperasi juga telah membangun pelelangan ikan, jadi sama saja dengan terminal kayu," katanya.
(hen/lih)











































