Hal ini disampaikan Kepala BP Migas R Priyono dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (19/6/2009).
"Produksi minyak hingga 17 Juni mencapai 960.051 bopd, rata-rata produksi minyak bulan Juni 951.962 bopd sehingga rata-rata produksi minyak tahun 2009 mencapai 952.038 bopd," ujar Priyono.
Jika dibandingkan dengan produksi minyak hingga pertengahan Mei 2009, berarti produksi minyak mengalami penurunan. Pasalnya pada pertengahan Mei 2009, angka produksi minyak mencapai 954 ribu barel per hari.
Menurut Priyono, target produksi minyak masih belum tercapai karena masih belum berproduksinya Blok Cepu.
"Minyak dari Cepu belum bisa diproduksi karena masih terkendala izin dari Pemda Tuban," ungkapnya.
Sementara itu, untuk rata-rata produksi gas tahun 2009 hingga 17 juni 2009 mencapai 7.790 mmscfd.
"Produksi pada gas tanggal 17 Juni 2009 adalah 8.237 mmscfd, rata-rata produksi gas pada Juni 2009 mencapai 8.132 mmscfd sehingga rata-rata produksi gas 2009 sekitar 7.790 mmscfd," jelas Priyono.
Priyono menambahkan dalam tiga hari terakhir ini produksi minyak sudah mencapai level di atas 960.000 barel per hari.
(epi/dnl)











































