Menurut Sekretaris Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) M Said Didu, BUMN aviasi tersebut telah melakukan penandatanganan leasing pesawat di Perancis didampingi Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil.
"Gimana orang mau beli (sahamnya) kalau lihat ternyata armadanya kurang? Garuda harus cantik sebelum IPO," ujarnya.
Â
Menurutnya, pengambilan pesawat dengan cara sewa tersebut tidak akan menggangu penyelesaian utang perseroan. Justru akan membantu dalam melunasi utang dengan peningkatan kinerja.
Â
Mengenai utang Garuda, Said mengatakan pemerintah sudah memfasilitasi dengan cara mencari win-win solution antara BUMN penerbangan tersebut dengan krediturnya.
Â
"Caranya bisa macam-macam, salah satunya restrukturisasi utang," ungkapnya.
(ang/lih)











































