Loss PLN 2009 Diperkirakan Capai Rp 10,8 Triliun

Loss PLN 2009 Diperkirakan Capai Rp 10,8 Triliun

- detikFinance
Selasa, 23 Jun 2009 08:18 WIB
Loss PLN 2009 Diperkirakan Capai Rp 10,8 Triliun
Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) diperkirakan masih akan mengalami loss hingga Rp 10,8 triliun di 2009. Loss ini membengkak karena sejumlah kendala teknis yang membuat efisiensi jaringan menurun.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (22/6/2009) malam.

"Jaringan memanas, jadi ada panas yang ditimbulkan listrik, jaringan menurun. Memang juga ada penghematan BBM yang kita lakukan, dari BBM pindah ke gas," tuturnya

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fahmi mengatakan, selama kuartal I-2009 ada penurunan konsumsi BBM PLN yang bisa menghemat anggaran sekitar Rp 3,7 triliun. Meski begitu, konsumsi listrik masyarakat tetap saja meningkat 5-6% per tahun.
Β 
"Loss kita sudah sangat banyak. Tahun ini Rp 10,8 triliun, tahun depan kita rencanakan Rp 9,9 triliun, jadi turun. Tapi kan di 2008 kita ada penghematan sebesar Rp 5 triliun," pungkas Fahmi.

Sedangkan terkait subsidi listrik di APBN, Fahmi menjelaskan nilai subsidi tidak akan banyak berubah. Karena meski asumsi rata-rata harga minyak (ICP) naik dari US$ 40 menjadi US$ 60 per barel, patokan nilai tukar rupiah mengalami perbaikan.

"Setelah dihitung output-nya sama Rp 51 triliunan. Perubahan subsidi hanya miliaran rupiah. Jadi hampir sama, tapi intinya secara struktural mengalami perubahan, tapi nilainya hampir sama," katanya.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads