Β
Menurut Kepala Bappebti, Deddy Saleh, pada tahap awal untuk harga transaksi CPO di BBJ akan melihat patokan harga di bursa Roterdam dan Malaysia sebagai referensi.
Β
"Tapi pelan-pelan akan terbentuk harga independen. Bukan mustahil, harga CPO di BBJ akan menjadi perhitungan dunia dalam pengambilan keputusan harga CPO internasional," kata Deddy di acara peluncuran pasar fisik CPO di Hotel Four Season, Jakarta, Selasa (23/6/2009).
Β
Deddy menyatakan volume perdagangan CPO di BBJ ditargetkan mencapai 20 persen dari produksi PTPN dan RNI yang diperjualbelikan di Kantor Pemasaran Bersama (KPB), dimanaΒ produksi kedua BUMN tersebut mencapai 14 persen dari produksi CPO nasional.Β
Β
"Sisanya sebanyak 86 persen swasta dan perkebunan rakyat. Pekerjaan rumah kita yaitu untuk mengajak swasta masuk. Dengan masuknya swasta diharapkanΒ membentuk harga independen," ungkapnya.
Β
Sementara itu, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menambahkan 10 persen dari produksi nasional dapat membentuk harga referensi. "Harga referensi ini penting agar terbentuk harga standar nasional maupun internasional," tandasnya.
(epi/lih)











































