Hingga kini rancangan perpres tersebut telah ditandatangani oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto.
"Sekarang ini Perpres sudah diparaf di Menkeu dan Menteri PU. Departemen PU sudah menyampaikan ke Sekretaris kabinet (Sekab)," kata Kasubdit Investasi Air Minum Ditjen Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum (PU) Alex A Chalik disela-sela acara pameran produk pipa air minum di Departemen Perindustrian, Selasa (23/6/2009).
Menurutnya, Perpres penjaminan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan jaminan kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) saat melakukan pinjaman perbankan dalam program sambungan 10 juta air minum. Jaminan itu, termasuk jika ada kemungkinan default yang dialami oleh PDAM.
Namun kata dia, jaminan ini hanya ditujukan kepada PDAM yang berkatagori sehat dan sangat memungkinkan bisa diterima oleh perbankan.
Saat ini dari sejumlah 335 PDAM di seluruh Indonesia hanya 104 PDAM yang berkatagori sehat, ditargetkan sampai akhir tahun 2009 bisa mencapai 140 PDAM.
"Kita sudah melakukan pembicaraan-pembicaraan antara lain dengan Bank BRI, BNI, Mandiri dan asosisasi perbankan daerah," jelasnya.
Ia memperkirakan pada tahun 2009 ini akan ada tambahan sambungan pipa ke rumah-rumah sebanyak 1 juta sambungan. Artinya akan memberikan tambahan sambungan dari jumlah sebelumnya yang hanya 7,1 juta sambungan rumah sejak 30 tahun lalu.
Untuk bisa menyukseskan program 10 juta sambungan air dari tahun 2009-2014 setidaknya dibutuhkan dana Rp 78,4 triliun diantaranya untuk pembangunan unit air baku senilai Rp 7,4 triliun disiapkan oleh pemerintah.
Sedangkan untuk pembangunan unit produk mencapai Rp 17,4 triliun dan pembangunan unit distribusi Rp 54 triliun yang diserahkan ke Pemda dan PDAM.
3 PDAM Siap Jajaki Pelepasan Obligasi
Ia juga mengatakan dari sekitar 100 lebih PDAM yang sehat, ada 3 PDAM berkatagori sangat sehat yaitu PDAM di Surabaya, Malang dan Medan. Ketiga PDAM tersebut tengah menggodok rencana untuk menrbitkan obligasi.
"Mereka sedang dalam proses mengarah penerbitan obligasi, jumlahnya saya tidak tahu," imbuhnya.
Selain itu, lanjut Alex, saat ini sudah 12 PDAM bankable yang diperkirakan akan melakukan pinjaman perbankan sebesar Rp 500 miliar dalam waktu dekat, diantaranya untuk PDAM Tangerang, Bogor, Bandung dan lain-lain.
(hen/ang)











































