Demikian Organization for Economic Cooperation and Development dalam laporan Economic Outlook seperti dikutip detikFinance dari situs resmi OECD, Kamis (24/6/2009). Sebagai catatan, perekonomian Indonesia di tahun 2008 tumbuh 6,1%.
OECD menjelaskan, aktivitas perekonomian diprediksi akan kembali rebound pada semester II tahun 2009 sehubungan dengan adanya stimulus fiskal dan kebijakan moneter yang lebih longgar. Ditambah lagi adanya pengurangan pajak untuk sektor padat karya dan juga tambahan stimulus infrstruktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
OECD juga memperkirakan perekonomian negara-negara maju akan segera memulai pemulihannya pada akhir tahun ini.
"Dasar dari resesi sepertinya hanya akan tercapai pada semesar II tahun ini setelah pemulihan yang lemah diproyeksikan," demikian pernyataan OECD.
OECD jug merevisi pertumbuhan ekonomi 30 negara anggotanya menjadi 0,7% di 2010, dibandingkan proyeksi minus 0,1% yang dilakukan Maret lalu. Khusus untuk AS, OECD memperkirakan perekonomiannya akan mengalami koreksi 2,8% di tahun 2009, sebelum akhirnya tumbuh 0,9% di tahun 2010.
(qom/lih)











































